Divisi Unggas Biro Ilmu Keprofesian (ILPRO) Himpunan Mahasiswa Nutrisi & Makanan Ternak (HIMASITER) Departemen Ilmu Nutrisi & Teknologi Pakan (INTP) IPB University laksanakan program kerja kunjungan peternakan unggas (14/08) di Global Buwana Farm Cihideng Udik, Ciampea, Bogor.

Kunjungan Unggas merupakan kegiatan servei langsung pada peternakan unggas guna menambah pengatahuan tentang peternakan melalui diskusi dan wawancara. Dengan tujuan untuk mengedukasi dan menambah ilmu pengetahuan, wawasan tentang dunia peternakan khususnya unggas, menginformasikan serta memaparkan kepada masyarakat luas yang berkaitan dengan peternakan unggas.

Global Buwana Farm merupakan peternakan ayam petelur yang terdiri dari 6 kandang, masing-masing kandang berjumlah 3000-9000 ekor ayam petelur. Pemberian pakan ayam petelur di peternakan tersebut dilakukan 2 kali sehari yaitu pada jam 7 pagi dan 1 siang. Pemberian pakan di peternakan Global Buwana Farm telah menggunakan mesin otomatis. Selain itu ayam rutin diberikan vitamin dan suntik vaksin, serta jarang menggunakan antibiotik. Pemberian vaksin dilakukan sebelum ayam bertelur dikarenakan setelah vaksin 1-3 hari ayam tidak mau makan dan akan berdampak buruk jika dilakukan pada saat bertelur. Peternakan tersebut jarang menggunakan antibiotik dikarenakan antibiotik telah dilarang penggunaannya sebab dapat membahayakan hewan ternak dan manusia yang mengkonsumsinya.
“AGP (Antibiotic Growth Promoter) merupakan antibiotik diberikan untuk meminimalisir bakteri merugikan saluran pencernaan agar mendapatkan bobot badan serta rasio konversi pakan yang lebih baik. AGP sendiri diberikan pada unggas dengan dosis sub-terapeutik atau dibawah dosis normal untuk terapi. AGP sekarang tidak diperbolehkan diberikan ke unggas karena AGP sendiri dapat meninggalkan residu dan resistensi. Residu merupakan sisa sisa penggunaan antibiotik. Resistensi adalah mikroorganisme yang berkemampuan untuk menahan efek antibiotik itu sendiri. Hal itulah yang menyebabkan kenapa penggunaan AGP sekarang dilarang oleh pemerintah untuk penambahan antibiotik ke ternak. Terutama untuk ternak sejenis ayam. Karena bisa menyebabkan kekebalan, akan tetapi jenis mikroba yang dipakai menyebabkan resistensi yang dapat membahayakan bagi manusia.” Jelas Bapak Alfred, delegasi FAO (Food and Agriculture Organization).

Produksi Telur di Global Buwana Farm setiap hari dapat mencapai 2-3 per hari tergantung banyaknya jumlah ayam yang masih produksi. Distribusi telur ke pasaran seperti toko-toko, kios, supermarket dll dilakukan langsung pada hari yang sama saat pengambilan/panen telur sehingga lebih effisien dalam penyimpanannya.

“Setelah kunjungan peternakan unggas ini diharapkan pengurus himasiter dapat menambah pengetahuan tentang bagaimana caranya membangun peternakan, belajar tentang pentingnya biosecurity pada peternakan unggas serta dapat membuka wawasan tentang dunia peternakan khususnya unggas.” Ujar Koordinator Lapangan Kunjungan Unggas, Erik Setiady.